Skip to content
Breaking News

Persib Cetak Sejarah, Klub Indonesia Pertama yang Menang di Australia dan Lolos 16 Besar ACL 2

Sport 3 minutes read 3 views

Ilustrasi stadion sepak bola malam hari dengan bola di depan gawang dan lampu sorot
Ilustrasi: laga sepak bola malam hari di stadion besar.

Persib Bandung mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia di kancah Asia. Tim berjuluk Maung Bandung itu menjadi klub Indonesia pertama yang mampu memetik kemenangan di Australia setelah membalikkan keadaan dan menundukkan Melbourne Victory 2-1 pada laga keempat Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Melbourne Rectangular, Rabu (4/11/2026), itu sekaligus memastikan Persib lolos lebih awal ke babak 16 besar. Persib menyapu bersih empat laga grup dan mengoleksi 12 poin, catatan sempurna yang membuat mereka mengunci tiket fase gugur sebelum grup selesai.

Tertinggal Lebih Dulu karena Gol Bunuh Diri

Jalan menuju kemenangan tidak mulus. Tuan rumah tampil dengan intensitas tinggi dan Persib sempat tertekan. Pada menit ke-71, gawang Persib kebobolan setelah kiper muda Fitrah Maulana gagal mengantisipasi bola udara. Bola kemudian berbelok masuk lewat Julio Cesar sehingga tercatat sebagai gol bunuh diri.

Tertinggal 0-1 di kandang lawan, pelatih Igor Tolic langsung merespons dari pinggir lapangan. Ia memasukkan sejumlah pemain pengganti dan mengubah pola permainan agar timnya lebih berani menyerang.

Dua Gol di Pengujung Laga

Perubahan itu membuahkan hasil. Kombinasi Mariano Peralta, Ragnar Oratmangoen, dan Luka Menalo menghasilkan gol penyama kedudukan yang dicetak Menalo pada menit ke-85. Lima menit berselang, tepatnya menit ke-90, Balsa Sekulic menyontek bola ke gawang Melbourne Victory dan memastikan skor berubah menjadi 2-1 untuk Persib.

Hasil ini mematahkan catatan buruk wakil Indonesia di Negeri Kanguru. Sebelumnya, klub-klub Liga Indonesia yang bertandang ke Australia di kompetisi Asia selalu pulang dengan kekalahan, bahkan tanpa mampu mencetak gol.

Menalo: Kami Mengejutkan Mereka

Luka Menalo, penyerang asal Bosnia-Herzegovina, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari tim Indonesia pertama yang menang di Australia. Menurut dia, perubahan struktur taktik setelah tertinggal menjadi kunci yang tak bisa diantisipasi lawan.

“Saya rasa kami mengejutkan mereka setelah mereka mencetak gol lebih dulu,” kata Menalo, seperti dikutip Kompas.com. Ia juga menilai para pemain pengganti memberi suntikan energi yang dibutuhkan tim pada sisa laga.

Tolic Akui di Luar Dugaan

Bagi Igor Tolic, lolos ke 16 besar secepat ini melampaui harapannya sendiri. Pelatih asal Kroasia berusia 48 tahun itu menyebut capaian tersebut lahir dari kerja keras dan suasana ruang ganti yang solid.

Tolic mengenang perjalanan timnya yang berangkat sebagai non-unggulan. Pada laga pembuka di Seoul, Korea Selatan, Persib meraih kemenangan, yang menurut Tolic juga terbantu karena lawan menurunkan skuad pelapis. Setelah itu, Persib bertahan dengan disiplin saat menghadapi wakil Vietnam dan Melbourne Victory pada pertemuan pertama di Bandung.

Situasi klasemen yang sudah menguntungkan membuat Persib bisa tampil tanpa beban di Melbourne. Hasil imbang sebenarnya sudah cukup. Karena itu, ketika timnya tertinggal, Tolic berani mengambil risiko dengan bermain lebih menyerang, dan keputusan itu terbukti tepat.

Tolic menegaskan timnya menghormati setiap lawan di grup yang menurutnya berisi tim-tim tangguh. Ia mengaku sudah tidak sabar menghadapi tantangan di babak berikutnya.

Modal Berharga Menuju Fase Gugur

Rekor sempurna di fase grup menjadi modal penting bagi Persib menatap babak 16 besar ACL 2. Selain menambah kepercayaan diri skuad, kemenangan di Melbourne juga menjadi catatan bersejarah yang menunjukkan klub Indonesia mampu bersaing dan menang di kandang tim kuat Asia.

Sumber: Kompas.com dan Kompas.com

Share
Avatar of Muhammad Saputra
Written by