Apple akhirnya menghadirkan layar sentuh di laptop Mac. Raksasa teknologi asal Cupertino itu meluncurkan MacBook Pro PROLED XDR Display, MacBook Pro pertama yang memakai panel OLED dengan dukungan kontrol sentuh, lengkap dengan Dynamic Island yang selama ini identik dengan iPhone.
Laptop ini diperkenalkan dalam acara bertajuk “Pro and Tell” pada Rabu (28/10/2026) waktu Amerika Serikat, atau Kamis (29/10/2026) dini hari WIB. Ada dua ukuran yang ditawarkan, yaitu 14 inci dan 16 inci.
Layar Tandem OLED dan Kontrol Sentuh
Layar PROLED XDR dibangun dengan teknologi Tandem OLED. Apple mengklaim panel ini mampu mencapai kecerahan puncak 2.000 nits dengan rasio kontras 10.000.000:1.
Lewat layar sentuh, pengguna bisa berinteraksi langsung dengan konten seperti di iPhone atau iPad: menggulir halaman, memperbesar foto dengan gerakan mencubit, menggambar, menyeret dan melepas jendela aplikasi, hingga mengetuk dua kali untuk membuat jendela memenuhi layar. Input sentuh ini dapat dipakai bersamaan dengan keyboard dan trackpad, yang tetap menjadi metode kontrol utama.
Menurut Apple, banyak aplikasi yang sudah ada bisa langsung dipakai dengan sentuhan, dan pengembang diberi antarmuka khusus untuk menyesuaikan kontrolnya. Sejumlah aplikasi seperti Microsoft 365, Notion, Canva, Zoom, Lightroom, DaVinci Resolve, Blender, dan Shapr3D disebut akan menerima pembaruan untuk mendukung pengalaman sentuh. Meski begitu, laptop ini belum mendukung Apple Pencil.
Dynamic Island Gantikan Poni
Di bagian atas layar, Dynamic Island menggantikan notch atau poni yang sebelumnya ada di MacBook Pro. Area ini menjadi pintu akses ke Spotlight, Live Activities, dan Siri AI.
Apple juga menghidupkan kembali logo yang menyala di punggung layar ketika laptop digunakan. Sistem pendinginnya dirancang ulang agar udara panas diarahkan menjauh dari panel layar sentuh.
Lebih Tipis dan Lebih Ringan
Mengutip laporan Macworld, versi PROLED XDR sedikit lebih tipis dan ringan dibandingkan MacBook Pro standar. Model 14 inci lebih ringan sekitar 220 gram sehingga bobotnya kini sekitar 1,36 kg, sedangkan model 16 inci berkurang sekitar 310–320 gram menjadi sekitar 1,81 kg.
Chip M5 Pro dan M5 Max
Di dalamnya, MacBook Pro OLED ditenagai chip M5 Pro atau M5 Max, dengan memori terpadu hingga 128 GB dan SSD hingga 16 TB pada konfigurasi tertentu. Laptop ini menjalankan macOS 27 yang membawa integrasi Apple Intelligence dan Siri AI.
Untuk daya tahan baterai, Apple mengklaim model 14 inci mampu memutar video hingga 22 jam (M5 Pro) dan 20 jam (M5 Max). Model 16 inci diklaim tahan hingga 24 jam (M5 Pro) dan 22 jam (M5 Max), setara dengan MacBook Pro tanpa layar sentuh dengan chip yang sama.
Fitur lainnya meliputi kamera 12 megapiksel dengan Center Stage dan Desk View, stabilisasi video agar gambar tetap stabil ketika layar disentuh saat panggilan video, serta enam speaker dengan dukungan Spatial Audio dan Dolby Atmos. Port yang tersedia adalah tiga Thunderbolt 5, satu HDMI, slot kartu SDXC, MagSafe 3, dan jack headphone 3,5 mm. Konektivitasnya mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 lewat chip nirkabel Apple N1. Model M5 Pro bisa terhubung hingga tiga monitor eksternal, sedangkan M5 Max hingga empat.
Harga dan Ketersediaan di AS
Di Amerika Serikat, MacBook Pro PROLED XDR Display hadir dalam warna Silver dan Space Black dengan harga berikut:
- 14 inci M5 Pro: 2.899 dollar AS (sekitar Rp 52,62 juta);
- 16 inci M5 Pro: 3.399 dollar AS (sekitar Rp 61,69 juta);
- 14 inci M5 Max: 4.499 dollar AS (sekitar Rp 81,67 juta);
- 16 inci M5 Max: 4.799 dollar AS (sekitar Rp 87,12 juta).
Pemesanan awal dibuka sejak 28 Oktober 2026, dan laptop dijadwalkan mulai tersedia pada Jumat (6/11/2026). Di saat yang sama, Apple juga memperbarui MacBook Pro 14 inci standar dengan chip M6 yang menggantikan chip M5 pada model 2025.
Sumber: Kompas.com
